Begitu Membatukah Jiwa-Ini

Sudah sekian kali, naluri-Nya muncul. Namun sekian kali juga, tak terwujud. Begitu hancurkah ‘hidup’ yang dijalani sekarang? Begitu tak bermaknakah hidup ini? Sudah berbagai refleksi kejadian, sudah tersisipkan dalam perjalanan ini. Ratusan bait pencerah “jiwa yang hilang” sudah terkirim kelubuk jiwa. Tapi mengapa jiwa masih membatu?

Why

 

4 Responses to “Begitu Membatukah Jiwa-Ini”


  1. 1 juliach April 27, 2007 pukul 8:42 am

    pertamax

    apaan sih? digiles aja biar jadi pasir

  2. 2 passya Mei 13, 2007 pukul 5:56 am

    santai aja bos….yang penting siram aja terus jiwa dengan tetesan-tetesan mungil…suatu saat batu itu akan hancur…

  3. 3 aLe Mei 13, 2007 pukul 7:55 am

    ketigax :P

    || Tapi mengapa jiwa masih membatu?

    ya karena kita bantu jiwa, tanya kenapa…

  4. 4 mina Mei 28, 2007 pukul 12:03 pm

    mau komen tentang fotonya. tu kok gak pake baju dan kabur? :D


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Kategori

Top Clicks

  • Tak ada
April 2007
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

RSS Kompas

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Info Lowongan BUMN

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Galeri Foto

Seminar

Lebih Banyak Foto

Anda Pengunjung Ke

  • 76,808 hits

%d blogger menyukai ini: