Akhirnya Selesai Juga

Akhirnya, berakhir juga tugas saya di Aceh Barat. Kali ini, adalah akhir untuk kedua kali saya meninggalkan Meulaboh. Bulan September 2006 awal saya menginjakkan kaki saya di Tanah Rencong. Jujur saja, butuh perenungan beberapa saat sebelum saya memutuskan bergabung dengan Tim PSU-nya Prof. Laksono. Kekwatiran saya tentunya didasari oleh kondisi Aceh yang walaupun telah mempunyai kesepakatan damai (tapi saya masih ragu kondisi riil sebenarnya di lapangan). Tapi setelah Pak Anis Fuad (Dosen-Saya) meyakinkan saya, akhirnya tugas yang dibebankan oleh beliau, saya iya-kan untuk berangkat ke Meulaboh, Aceh Barat. Mmm..ternyata Meulaboh sudah menjadi kota damai yang dan perkembangan kota-nya cukup pesat. Bantuan dari berbagai NGO, merupakan bagian dari kesuksesan Meulaboh, kota yang dulunya dihiasi oleh bangkai-bangkai sisa tsunami berubah menjadi kota yang sudah mulai tertata rapi dengan deretan kafe-kafe ala Meulaboh yang menjadi penghias Meulaboh di malam hari.
Selama satu setengah bulan saya berada di Meulaboh untuk yang kedua kalinya, bergabung dengan Tim Medis Aceh (World Vision-UGM). Kali ini, tugas yang dibebankan pada saya adalah Evaluasi Penerapan Jaringan LAN dan Melihat Komunikasi Organisasi di Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat. Banyak pengalaman lho selama disana. Selama waktu itu, saya bergaul, berkomunikasi dan berusaha menjadi bagian dari komunitas mereka dengan prinsip Saling Berbagi dan Saling Menghargai. Nyata-nya, memang naluri mereka sangat butuh sentuhan tangan yang mampu membangkitkan semangat mereka yang telah tenggelam oleh ganasnya tsunami dua tahun yang lalu. Memang, saya lumayan kesulitan berkomunikasi dengan dialek bahasa aceh mereka yang sangat kental. Tidak jarang, saya minta penjelasan berkali-kali terhadap satu kata yang mereka ucapkan, baru saya mengerti. Tapi, bergaul dengan budaya mereka cukup unik kok.
Saya juga sempat melihat bagaimana penerapan syariat islam sudah diterapkan di Meulaboh. Pelanggaran terhadap Qanun (Peraturan Daerah), salah satu sanksinya adalah HUKUMAN CAMBUK terhadap pelanggaran Qanun Provinsi NAD No.14 Tahun 2003 Tentang Khalwat/Mesum. Hukuman cambuk terbuka untuk umum lho, dan diliput bebas oleh media. Dan saya sempat merekam, bagaimana pelaksanaan eksekusi terhadap laki-laki dan perempuan yang tertangkap basah melakukan mesum. Masalah hukum cambuk, itu adalah konsekuensi dari penerapan syariat islam. Tapi, ini masih tetap menjadi perdebatan diberbagai kalangan.

16 Responses to “Akhirnya Selesai Juga”


  1. 1 cakmoki Maret 17, 2007 pukul 8:12 pm

    Selamat Mas, sudah menyelesaikan tugas nun di sana

  2. 2 Dani Iswara Maret 17, 2007 pukul 10:46 pm

    semoga kedamaian utk selamanya..good work..
    foto2 alamnya ada kan bang ya.. :D

  3. 3 grandiosa12 Maret 18, 2007 pukul 5:25 pm

    Wah kapan yah saya bisa ke Aceh, bravo buat kerjaannya!

  4. 4 Evy Maret 19, 2007 pukul 7:44 am

    Pantesss menghilang lamaaaa. bikin puisi lagi dong :)

  5. 5 kangguru Maret 20, 2007 pukul 5:10 am

    alhamdulillah, bisa ngeblog lagi donk

  6. 6 Arief Kurniawan Maret 20, 2007 pukul 9:59 am

    He…he…
    Akhirnya kembali ke peradaban ya pak….

    Emang bener apa yang pak jhon katakan, bahwa harus saling berbagi dan saling menghargai..apalagi berbagi “itu-tu”…he…he…

  7. 7 lia- Maret 22, 2007 pukul 6:16 am

    survey juga dong ttg dampak pemberlakuan hukum yg berdasarkan syariat Islam dengan tingkat kejahatan…dah ada yg di potong tangan????

  8. 8 jhonrido Maret 24, 2007 pukul 3:42 am

    @cakmoki
    Thanks mas..Yang jelas memberikan pengalaman yang beda.
    @dani
    Wah..banyak lho dokumentasi tentang meulaboh. Nanti kita sharing mas
    @Grandiosa12
    Ngak papa mas..sekali2 luang kan waktu untuk berlibur ke aceh. hehehe
    @Evy
    Bukan menghilang mbak..Hahaha..Mbak nya mau topik apa ni puisinya??
    @Kanguru
    Iya ni mas..ngeblognya macet.
    @Arief
    Berbagi apa ni mas..hahaha. Yang enak, menerima lebih ya??
    @Lia
    Surveynya belum sempat ni. Tapi walaupun sudah berlaku syariat islam..belum ada sih perubahan signifikan. Tetap aja masih ada yang berbuat jahat. Mungkin butuh waktu….

  9. 9 Kang Kombor Maret 26, 2007 pukul 6:13 am

    Setelah selesai, pulang ke Jawa-kah? BTW, Kang Ilham kafemotor saat ini juga di Aceh loh.

  10. 10 jhonrido Maret 26, 2007 pukul 6:47 am

    @ Kang Kombor
    Wah..Baru tahu ni Mas Ilham di Aceh. Saat ini kita sudah dijogja mas. Menyelesaikan yang belum selesai.Hehehe

  11. 11 deKing Maret 26, 2007 pukul 10:40 am

    Semoga semua perjuangan bang Jhon mendapatkan balasan yang setimpal…

  12. 12 endang Maret 26, 2007 pukul 10:48 am

    what a wonderful experience…

  13. 13 peyek Maret 27, 2007 pukul 3:43 am

    selamat, semoga aceh tetep damai!

  14. 14 dedex Maret 27, 2007 pukul 11:23 pm

    Bang aku juga pernah tinggal di aceh dan lahir disana, jadi kangen pingin ke Aceh…ada photo-photonya ga bang. atau photo kota Langsa.

  15. 15 bayuleo Maret 30, 2007 pukul 7:11 am

    waaaa….untung waktu di aceh gak kena hukum cambuk :-)

  16. 16 jejakpena April 4, 2007 pukul 8:15 am

    Wah baru balik dari Aceh rupanya?
    Selesai yang satu yang lain menunggu ya…
    :)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Kategori

Top Clicks

  • Tak ada
Maret 2007
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

RSS Kompas

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Info Lowongan BUMN

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Galeri Foto

Seminar

Lebih Banyak Foto

Anda Pengunjung Ke

  • 76,808 hits

%d blogger menyukai ini: