Danau Toba

Sebagai Pengantar Ni..Nanti Dilanjutin Lagi

 

DT6

 

DT2

 

DTT

 

DT1

 

DT5

 

DTT2

 

Foto-Foto Dari Berbagai Sumber

19 Responses to “Danau Toba”


  1. 1 akan:tetapi Februari 22, 2007 pukul 12:30 pm

    Wah pemandangannya bagus ya. Saya belum pernah ke sana…

  2. 2 tuteh Februari 23, 2007 pukul 8:26 am

    waaahhh bagusnya danau Toba!
    jadi ingat danau Kelimutu kita (yang 3 warna itu) hehehe. Indah emang huhuhu. btw, apa kabar? :)

  3. 3 jhonrido Februari 23, 2007 pukul 4:45 pm

    Kalo teman-teman ada rencana kesana, ntar kita bantu deh…hahaha

  4. 4 passya Maret 4, 2007 pukul 7:15 am

    jadi kangen sama kampung ompung…

  5. 5 deking Maret 4, 2007 pukul 7:44 am

    wow..indah banget ya

  6. 6 elly.s Maret 6, 2007 pukul 12:49 am

    sooo beautiful bro!
    hope someday I’ll be there…

  7. 7 Evy Maret 13, 2007 pukul 6:00 am

    Jhon, aku belum pernah lho ke danau toba, kapan2 ke sana ah, baksos bibir sumbing, undang ya…tapi katanya anginnya kenceng ya jhon, jd klo ngomong harus teriak?

  8. 8 Anang Maret 20, 2007 pukul 1:33 am

    very nice pictures bro… thnaks…

  9. 9 Fourtynine April 18, 2007 pukul 3:37 am

    Terima Kasih atas fotonya. nice pict!

  10. 10 try Juni 28, 2007 pukul 9:03 am

    hi rido,
    mauliate bah!!!thx ya karena dah buat profil tanah kelahiranku di blog kamu.all the best… try

  11. 11 hanang Juli 19, 2007 pukul 5:10 am

    subhanalloh, biutiful mas jhon..
    hasil letusan vulkanik ganas yg debunya sampe ke eropa bisa jadi danau yang cantek nian… :wink:

    semoga aku bisa kesana suatu saat..

  12. 12 flo Oktober 23, 2007 pukul 8:10 am

    Bang Jhon,

    Kapan Pulang kampung, jangan lupa untuk ketemu.

    jadi Rindu untuk pulang kampung bo.

    O Tano Batak, haholonganku…….

    GBU

  13. 13 ranids November 18, 2007 pukul 11:53 am

    waaah indah bgt ya danau toba, sayang belum sempat ke sana. boleh kan bang foto danau toba saya refer? untuk promosi :)

  14. 14 rajasimarmata Maret 7, 2008 pukul 10:52 am

    permisi numpang berita dulu ya !!!!!
    [penting soalnya ini]

    Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen Cornel Simbolon menyatakan keprihatinan yang mendalam, karena ratusan meter hutan perawan di Tele, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, telah ditebas habis baru-baru ini. Selain mencemaskan resiko bencana longsor, apabila areal hutan seluas 2.250 hektar di daerah itu habis dibabat, Cornel juga mensinyalir bahwa investor cuma ingin menyikat kayu disana.

    Hal itu dikemukakan jenderal kelahiran Pangururan, Samosir ini dalam acara diskusi TobaDream Dialogue, Sabtu sore 91/3) di TobaDream Cafe, Jakarta. Cornel hadir di sana sebagai peserta, sedangkangkan pembicara diskusi dengan tema “Penyelamatan Danau Toba : Difficuit but Possible“‘ itu adalah Cosmas Batubara dan Bungaran Saragih. Keduanya bekas menteri.

    Pernyataan keprihatinan itu dilontarkan Cornel Simbolon pada sesi tanya-jawab. Sebenarnya yang jadi sorotan saat itu adalah upaya penyelamatan Danau Toba, terutama dari aspek pariwisata dan lingkungan. Tapi Cornel tidak mengajukan pertanyaan, malah langsung meminta perhatian dan kepedulian hadirin terhadap pembabatan hutan ynag sedang berlangsung di Tele.

    “Memang benar seperti dikatakan Lae (Suhunan) Situmorang tadi, hutan di Tele sedang terancam sekarang ini.Tidak tanggung-tanggung, hutan yang akan ditebang di kawasan tangkapan air itu mencapai 2.260 hektar. Katanya mau dibuat kebun bunga. Katanya bunganya untuk diskspor,”papar jenderal yang cinta lingkungan itu.

    “Kita sangat prihatin karena ratusan meter hutan perawan di sana sudah dibabat habis, katanya buat jalan ke areal yang akan diubah jadi kebun bunga,’tambahnya.

    “Tele itu adalah daerah tangkapan air, dan seperti tadi dijelaskan Pak Bungaran, daerah itu sangat ringkih dan rawan longsor,”tutur Cornel sambil menegaskan,”Saya setuju dengan apa yang dikatakan Lae Situmorang, saya mengerti apa yang dikuatirkannya, bahwa besar kemungkinan rencana membuat kebun bunga di bekas areal hutan seluas 2.250 hektar itu hanya kedok. “

    Yang disitir Cornel adalah ucapan Suhunan Situmorang di awal acara, saat menyampaikan kata sambutan selaku Ketua Steering Commitee TobaDream Dialogue. Suhunan membeberkan kepada hadirin mengenai pembabatan hutan di Tele, termasuk sinyalemennya bahwa target utama investor PT EJS dari Korse adalah menyikat kayu di hutan alam itu.

    “Memang sudah banyak kejadian seperti itu, “ujar Wakasad Cornel Simbolon. “Hutan dibabat, katanya mau buat kebun kelapa sawit atau kebun bunga. Tapi, setelah hutan dibabat dan kayunya dijual, investornya kabur. Makanya kita harus cermati terus perkembangan di Tele ini. Itu adalah daerah tangkapan air, sebagian masih hutan perawan. Kenapa itu harus dibabat ?”

    “Makanya kita harus selamatkan hutan Tele. Kalau perlu kita panggil Bupati Samosir Mangindar Simbolon ke Jakarta, untuk menjelaskan kebijakannya membabat hutan perawan di sana, “tegas putra Samosir yang kenal liku-liku kawasan Tele itu.

    Hutan lindung

    Letjen Cornel Simbolon, yang bicara berdasarkan hasil pengecekan terbaru di lapangan, dengan blak-blakan menyatakan kurang yakin mengenai kelayakan investasi kebun bunga di Tele. “Mau diangkut pakai apa bunga-bunga itu ke Medan ? Dan kalaupun bisa, biaya transportasinya pasti sangat mahal. Pokoknya sangat meragukan, sehingga lebih masuk akal kalau investor hanya mengincar kayunya,”ujarnya.

    Menurut Cornel, selain penyelamatan hutan Tele, agenda sangat penting yang harus segera dilakukan adalah menentukan peta hutan di Samosir. “Perlu segera dilakukan maping untuk menetapkan yang mana hutan lindung, yang mana hutan ulayat. Di Samosir belum jelas maping seperti itu.”tandasnya.

    Dalam kesempatan itu Cornel Simbolon menyatakan sangat menghargai dan mendukung program konservasi yang akan dikerjakan Komunitas TobaDream. Besok pagi (9/2) rombongan Komunitas TobaDream akan terbang ke Medan, untuk selanjutnya pada Senin 3 Maret 2008, tepat pukul 3, akan menanam pohon pada areal seluas 2 hektar di desa Martoba , Kecamatan Sidihoni, Kabupaten Samosir.

    “Sangat saya hargai dan dukung program penanaman pohon yang akan dilaksanakan Komunitas TobaDream. Tapi perlu saya pesankan, kalian harus pentingkan untuk menjalin kerjasama dengan penduduk setempat. Jangan asal nanam pohon, tapi penduduk di sana hanya jadi penonton, akan sia-sia,”kata Cornel.

  15. 15 Hotlan Marpaung April 24, 2008 pukul 4:10 am

    Salam Dalihan Natolu,

    Sekedar informasi, jika berkunjung ke Toba jangan lupa mengunjungi Air terjun Sipiso-piso dan melayangkan pandangan ke Danau Toba nan indah serta menikmati betapa Ikan Mas Bakar dan Lainnya di Tepi Danau Toba (Tongging) tepatnya di Warung “SABAR HITA”. Ikannya langsung dipilih dan diambil dari karamba.

    GBU

  16. 17 JUDIKA GULTOM Desember 9, 2008 pukul 7:05 am

    tao toba..
    tao toba na maccai uli..
    tung uli situtudo rupami,
    dang nok matakku mangingot i..
    hmm

    jiwapemberontak@gmail.com

  17. 18 rotyyu Januari 9, 2009 pukul 7:02 am

    Selamatkan Danau Toba…………..!!!

  18. 19 friska Juni 19, 2009 pukul 8:26 am

    sangat indah pemandangannya,
    aq sih pernah dari sana tapi waktu sekolah
    dah 4 tahun aq gak berkunjung ke tanah asalku,
    jadi kangen ni


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Kategori

Top Clicks

  • Tak ada
Februari 2007
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728  

RSS Kompas

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Info Lowongan BUMN

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Galeri Foto

Seminar

Lebih Banyak Foto

Anda Pengunjung Ke

  • 76,808 hits

%d blogger menyukai ini: