Beberapa waktu yang lewat, saya membaca salah satu media yang mengupas ‘bloger’. Eh..baru nyadar ternyata saya punya blog dan ternyata udah lama ngak di update. Wah….kemana aja? Memang, situasi baru, kantor baru, jauh lagi dari keramaian ternyata ngaruh juga sama isi blog. Belum lagi kondisi kantor yang lagi mumet jelang PP 41. Semuanya serba abu-abu. Tidak bisa memang dipungkiri bahwa dampak perpindahan kantor yang lumayan jauh dari pusat kota PLUS implementasi struktur organisasi baru sangat mempengaruhi kinerja pegawai. Tidak salah kalo Gibson (1996) dalam bukunya mengatakan bahwa Kinerja pegawai salah satunya dipengaruhi oleh lingkungan kerja(struktur organisasi, desain pekerjaan, kebijakan, aturan-aturan, penghargaan, dan sanksi serta sumber daya). Jadi, sekarang tinggal mencari solusinya. Termasuk, solusi gimana warna yang abu-abu tidak abu-abu lagi? Caranya gimana ya???
Arsip untuk Kategori 'Umum'
Pemkab Simalungun untuk penerimaan CPNS formasi tahun 2008 ini menerima sejumlah 322 orang Alokasi formasi, lowongan jabatan dan kualifikasi pendidikan yang akan diterima terdiri:
1. Tenaga guru sebanyak 220 orang terdiri dari guru Sekolah Dasar (SD) berjumlah l50 orang dengan kualifikasi pendidikan terdiri dari PGSD, Penjaskes, PAI dan PAK.
2. Formasi guru SMP sebanyak 50 orang dengan kualifikasi pendidikan terdiri dari S1/ A IV jurusan sejarah, geografi, ekonomi, seni, biologi dan fisika.
3. Guru SMA sebanyak 20 orang dsngan kualifikasi pendidikan S1 /AIV pendidikan sosiologi, geografika, biologi dan fisika.
4. Tenaga Kesehatan berjumlah 64 orang dengan jenjang pendidikan, Dokter Spesialis, Dokter Umum, Dokter Gigi, Apoteker S1, Keperawatan S1/D.III, Kebidanan D.III, Perawat Gigi D.III, Penata Gizi D.III, Sanitarian D.III dan Asisten Apoteker SAA/SMF.
5. Tenaga tehnis lainnya berjumlah 48 orang dengan jenjang pendidikan S1 Ekonomi Akuntan, Ekonomi Manajemen, Ekonomi Pariwisata, Hukum Keperdataan, Administrasi Negara,Tehnik Planologi, Teknik Konstruksi, Teknik Lingkungan, Pertanian Hama/Penyakit Tanaman, Pertanian tehnologi, Budi Daya Perikanan dan Budi Daya Peternakan, Komputer sedangkan untuk DIII jurusan Akuntansi dan Perpajakan (www.analisadaily.com)
Pendaftaran pelamar dimulai mulai tanggal 20 nopember s/d 05 Desember 2008 di BKD Pemkab Simalungun Pamatang Raya. Sedangkan ujian dilaksanakan pada tanggal 16 desember 2008.
Bagi yang sudah mendaftar, persiapkan diri berlatih dengan mengerjakan soal-soal CPNS yang lalu maupun soal-soal yang identik dengan soal-soal CPNS. Berikut link-link soal-soal CPNS yang bisa di download gratis:
1. Akhdian
2. Lowongan
3. Soal CPNS
4. Hanif-UGM
5. CPNS-Low
6. Sadikin.Net
Kalo tidak ada aral melintang, Pemerintah Kabupaten Simalungun Akan Menerima Calon Pegawai Negari Sipil (CPNS). Deputy SDM Menpan Drs Ramli E Naibaho, Jumat (8/8) menyebutkan, tahun 2008 pemerintah akan menerima 300. 000 CPNS, di antaranya lebih kurang 200 orang jatah Kabupaten Simalungun. Penerimaan CPNS diharapkan dilaksanakan sesuai dengan PP nomor 9 tahun 2003 dan PP nomor 97 tahun 2000. Menyinggung tenaga honorer lebih kurang 500 orang belum diangkat di Pemkab Simalungun dikatakan tahun 2008 akan diangkat 50% dan sisanya akan diangkat tahun 2009. Sehingga tahun 2008 ini, pemerintah akan menerima 450 CPNS khusus untuk kabupaten Simalungun yaitu sekira 250 orang dari honorer dan 200 orang dari umum (Hariansib:10.08.’08). Dibandingkan tahun 2007 yang hanya menerima CPNS dalam jumlah puluhan, jumlah CPNS yang diterima tahun ini memang mengalami peningkatan jumlah yang signifikan. Bagi para putra-putri khususnya masyarakat Simalungun, yang berminat menjadi PNS mari siapkan diri untuk mengikuti seleksinya. Kita tunggu formasi yang dibutuhkan oleh Pemkab Simalungun, dan kita berharap seleksi kelak selektif, berkualitas dan benar-benar bebas dari KKN, sehingga bagi masyarakat yang kurang mampu, mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi PNS dengan masyarakat yang mempunyai kemampuan diatas rata-rata. Untuk informasi selanjutnya, mari kita tunggu.
Bulan juni, jadi bulan terpenting dalam perpindahan Instansi Pemerintahan Pemkab Simalungun. Bagaimana tidak sepanjang juni 2008, seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) sibuk beres-beres, angkat-angkat barang, bersih-bersih kantor baru di Raya. Tidak terkecuali Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, sejak awal sudah menjadi instansi pertama dengan semangat menggebu-gebu untuk pindah ke Raya. Khususnya saya, tidak ada alasan untuk tidak mendukung perpindahan ini karena Raya adalah tempatku dilahirkan dan tempatku dibesarkan. Secara adat Simalungun, Kantor Pemkab Simalungun telah diresmikan pada hari senin, 23 Juni 2008. Pesta rakyat dihadiri oleh para tokoh Simalungun termasuk para petinggi Pemerintah Kabupaten Simalungun. Ribuan masyarakat dari seluruh Kabupaten Simalungun tumpah ruah menyaksikan peresmian perkantoran Pemkab Simalungun. Satu inti peresmian secara adat simalungun bahwa masyarakat simalungun merasa bangga mempunyai pusat pemerintahan yang cukup strategis di Pematang Raya, yang merupakan pusat kebudayaan Simalungun. Tinggal bagaimana masyarakat dan pemerintah bahu membahu untuk memajukan Kabupaten Simalungun. Satu momen lagi yang ditunggu, peresmian perkantoran secara formal oleh Presiden SBY pada tanggal 14 juli 2008. Berharap, kehadiran Presiden tentunya harus dipersiapkan secara matang, khususnya kesiapan semua infrastruktur dan pendukungnya.
Untuk sementara waktu, pekerjaan kantor masih dalam proses peralihan. Beberapa pekerjaan kantor masih dikerjakan di kantor lama di Jln Asahan Pem. Siantar, mengingat masih ada infrastruktur yang masih dalam pembenahan (instalasi PLN, PAM). Dapat dimaklumi bahwa proses perpindahan ini membutuhkan waktu yang tidak singkat, khususnya kesiapan para pegawai yang mayoritas bertempat tinggal di Pematang Siantar untuk menyiapkan hati secara utuh untuk bertugas dikantor yang baru. Bagi Pemkab Simalungun, merupakan satu tantangan bagaimana mempercepat realisasi pembangunan perumahan untuk pegawai yang sedianya sudah dirancang.
Sudah hampir 2 minggu, jari-jariku nganggur, otak-ku adem-adem tak menentu karena laptop kesayanganku lagi “ngambek”. Coba kotak-katik sedikit (karena ngak ahli juga) tak jua menyelesaikan masalah. Akhirnya “reparasi’ menjadi pelabuhan terakhirnya. Memang, sudah kuduga bakal masalah adalah hardisk. Hardisk tak terselamatkan, dan data-datakupun melayang. Huuuh…rasanya kehilangan data lebih menderita dari kehilangan laptopnya. Data kantor, data pribadi, tulisan hasil buah-buah pemikiran (walaupun belum ada apa-apanya, tapi senang karena keluar dari isi hati sendiri) dan data lain tinggal kenangan. Penyesalan emang selalu datang telat, seandainya rajin back up data mungkin hanya pusing mikirin biaya perbaiki laptopya. Apa mau dikata, sampe saat ini notebook saya masih mangkal ditoko. Nunggu hardisk dipesan, soalnya di kota-ku ngak selengkap dijogja kota yang penuh KENANGAN tempat dulu laptopku zirex-ku dibeli. Tak kupungkiri notebook ini yang sangat membantuku menyelesaikan perkuliahan di Kota Gudeg. Mau ganti terasa sayang (karena ngak punya duit juga). Yah…apa boleh buat, saya setia menunggu sampai zirex-ku bagus kembali. Hari-hariku akhirnya hanya menggunakan PC kantor untuk memfungsikan otak yang lagi nganggur sambil ngerjakan tugas rutinitas kantor. Karena kebetulan sebagai pengelola SIK, bisa memanfaatkan jaringan internet free dari pusdatin untuk komunikasi data secara online (memang dikhususkan untuk itu), dan tentunya sekalian bisa digunakan untuk browsing cari info, download (walaupun jarang berhasil), ngeposting dan chating dengan teman-teman dari seluruh kab/kota. Lumayan juga, bisa memaksa untuk bertahan dikantor. Setia didepan PC walau akhirnya harus pake kacamata minus. It’ OK. Tidak Masalah, semoga zirex-ku cepat kembali.
Jika tidak ada aral melintang, pusat ibukota Kabupaten Simalungun pada bulan juni 2008 akan resmi mengalami perpindahan dari Pematang Siantar ke Pematang Raya sesuai dengan PP No 70/1999 tentang penetapan ibu kota Kabupaten Simalungun. Butuh waktu hampir 9 tahun terhitung sejak diundangkannya proses pemindahan ibukota tersebut menjadi kenyataan. Walaupun faktanya proses pemindahannya belum berlangsung saat ini. Rencana awal, proses pemindahan akan direalisasikan pada april 2008, namun mengingat proses PILKADA GUBSU berlangsung pada 16 april 2008, akhirnya dimundurkan pada bulan juni tahun ini. Namun demikian Bupati Simalungun Drs HT Zulkarnain Damanik MM dalam beberapa pernyataan di berbagai media massa meyakinkan masyarakat bahwa finalisasi proses pemindahan ibukota Kabupaten Simalungun paling lambat bulan juni tahun 2008. Perencanaan ini sepertinya sudah matang mengingat Pemerintah Kabupaten Simalungun telah melayangkan permohonan kepada Presiden RI ‘SBY’ untuk bersedia meresmikan Pusat Pemerintahan yang baru di Pematang Raya. Sebagai warga Simalungun saya merasa bangga memiliki pusat pemerintahan yang cukup megah dengan konsep perkantoran yang tersentralisasi dan merupakan pusat perkantoran yang termasuk paling OK khususnya di seluruh kabupaten/kota di Propinsi Sumatera Utara. Saya yakin seluruh masyarakat Kabupaten Simalungun menyambut baik proses pemindahan ini, dengan catatan bahwa pelayanan pemerintah kepada masyarakat tentunya mempunyai KONSEP BARU:”Pelayanan Prima, Mengutamakan Kepentingan Masyarakat dan Bekerja Dengan Hati” sehingga mempu mengembalikan citra positif pemerintahan yang selama ini identik dengan “KKN”. Pemerintah juga diharapkan memiliki komitmen untuk membangun perekonomian khususnya di Ibukota Kabupaten yang baru. Memang, butuh pengorbanan yang tidak sedikit dalam proses pemindahan ini, terutama pegawai pemerintahan yang hampir mayoritas berdomisili di wilayah Pematang Siantar. Jarak Pematang Siantar ke Pematang Raya sekitar 30 km, sehingga butuh waktu 30-45 menit untuk sampai di Pematang Raya. Kondisi ini tentunya sangat mempengaruhi mobilitas pegawai yang bersangkutan sehingga secara langsung juga akan sangat mempengaruhi tingkat kehadiran pegawai dalam melaksanakan tugasnya. Namun, tentunya dalam hal ini pemerintah daerah telah mempunyai pemikiran yang matang dalam membuat payung kebijakan sehingga proses pemerintahan dapat berjalan dengan baik. Karena apapun namanya, untuk menjadi lebih baik tentunya ada yang harus dikorbankan. Mari kita dukung RAYA menjadi ibukota Kabupaten Simalungun. Jadi Ma Hita Jadi Tuan I Rumah Sandiri.
Departemen Kesehatan RI Kembali Membuka Kesempatan Untuk Diangkat Menjadi CPNS Departemen Kesehatan dan Ditempatkan Dibeberapa Daerah. Pendaftaran seleksi dimulai tanggal 12 sampai dengan 22 November 2007 dan Ujian Tulis akan dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2007. Informasi Selengkapnya Di www.depkes.go.id
Tidak terasa, mahasiswa Pasca Sarjana SIMKES IKM-UGM angkatan pertama telah hampir merampungkan perjuangan untuk menyelesaikan perkuliahan selama 2 tahun. Empat teman-teman (ayu, elisa, eris, & herwanto) telah wisuda pada juli kemarin. Untuk periode oktober, kemungkinan ada 7 orang yang akan wisuda (joko, senik, tri, rapa, nardi, wawan & jhon) dan sisanya (dani, heri, zani, siswanto, abdulah, nuryati, yosafat & maman) masih dalam perjuangan. Banyak kenangan lucu, aneh dan unik dari semua teman-teman, yang selayaknya dijadikan kenangan. Ada pak MAMAN yang kalem, punya hobi kotak-katik software dan jaringan. Sumbernya dari segala software (entah dari mana saja, baik bajakan or ori), ada JOKO dan HERWANTO stafnya pak maman yang pengen seperti pak maman sampai privat khusus php & my sql sama mas harmi (tapi katanya sekarang udah lupa), ngekost bareng sampai tamat, sama-sama dari bumi kalimantan dan tidak pernah lupa untuk sholat. Pak DANI, satu-satunya dokter yang ahli NGEBLOG sampai disuruh ngajar sama pak anis untuk mata kuliah khusus ngeblog. Tidak banyak bicara dan suka bantu teman-teman yang kebingungan instal software. Ada pak’de WAWAN preman jogja di SIMKES, cuek-cuek aja masalah kuliah dan tidak mau pusing dengan perkuliahan. Suka jalan-jalan dengan sedan lamanya bareng teman-teman. Punya sohib lengket pak NARDI (cak doko), yang selalu cari tempat duduk paling belakang untuk melepaskan penat (sampe ngantuk) karena terlalu menikmati menjadi seorang suami dan sibuk membimbing mahasiswanya, lumayan menguasai GIS dan sering jalan bareng dengan pak de dan pak YOSAFAT yang selalu betah kalo ada adu argumen diruang kelas. Bawa keluarga jauh-jauh dari Kalimantan, demi meraih gelar MKes sistem informasi kesehatan. Pak ABDULAH, tengku dari aceh. Orangnya pendiam sekali tapi sekali ngomong lumayan ngaco. Tanpa bicara, bisa ngelucu, dan itu kelebihannya. Selalu pulang duluan, untuk ngejar makan siang (paling tidak masak dulu baru makan dikost) karena punya hobi masak sendiri. Ada pak RAPA, asli toraja dan kepala sukunya SIMKES angkatan pertama, rajin kegereja dan tidak pernah lupa saat teduh pagi hari. Pak SISWANTO, mahasiswa SIMKES yang tersibuk karena punya aktivitas segudang sebagai kepala rekam medis di RS. Betesda, ngajar sampe kemana-mana sampai ngerjakan thesispun tak ada waktu. Banyak bercanda dan paling lucu (cocok panutan sebagai orang tua), selalu duduk dekat-dekat nardi karena punya peluang untuk ngantuk. Ada rombongan medan, pak HERI. Punya hobi telat masuk ruang kuliah dan selalu menjadi orang yang paling semangat untuk instal software baru (walaupun ngak tahu cara makenya). Asli dari medan, suka bercanda dan selalu naik motor sipitung kemana-mana (bahasa medannya kereta astuti-astrea tahun tinggi). Punya banyak proyek sehingga sekali seminggu pulang ke medan. Sekost dengan pak ELISA, sohib dari medan dan punya komitmen untuk masuk kuliah telat bareng-bareng dengan pak heri. Pleksibel, mau serius ok, mau bercanda ok juga, mau tidak serius ok sekali. Selalu necis, ciri khan orang medan dan tetap optimis. Untuk wanita-wanitanya ada 5 orang. Ada ibu SENIK, seorang drg dan menjadi kepala puskesmas Mlati. Selalu sibuk dengan urusan kantor, tapi tidak pernah lupa menebarkan senyum. Pada awalnya agak pendiam, tapi akhirnya bisa adaptasi dengan komunitas (bisa serius bisa ngaco). Katanya itu buah hasil ajaran pak elisa. Ibu TRIYANTI, pejabat POM nya jogja. Orangnya pendiam, tapi sangat lucu. Punya nilai mata kuliah yang paling OK. Diam adalah emas, becanda adalah hiburan, kalimat yang paling pas untuknya. Ibu AYU, punya penampilan yang menipu, karena masih seperti gadis tapi sudah punya anak tiga. Aktif diperkuliahan dan punya hobi nge-MC (dikontrak jadi MC pada workshop). Menjadi media penyambung antara mahasiswa dengan sekretariat SIMKES. Suka membantu yang kesulitan dan punya penampilan yang ok. Ibu ERIS, asli dari pematang siantar. Penampilan pendiam, hobi dikamar (mungkin belajar) dan always serius makanya menjadi mahasiswa pertama yang ujian pendadaran. Ada ibu NURYATI, ibu yang paling muda. Mantan anak didik pak siswanto. Suka bercerita dan paling semangat kalo udah mau ujian semester. Terakhir adalah saya…Tapi kayaknya tidak objektif saya kasih komentar terhadap diri sendiri. Jadi teman-teman aja deh kasih komentar. Semoga semua teman-teman sukses dan berhasil. Hal yang paling penting, ikatan alumni SIMKES angkatan pertama harus tetap kompak dan jalinan silaturahmi tidak akan pernah putus. Salam
Hari ini, tanggal 29 September 2007: Akhirnya selesai juga perjuangan itu. Pada pukul 11.15 Wib: oleh Ketua Dewan Penguji (KDP) Dr. Suryawati menyatakan bahwa saya lulus dalam ujian mempertahankan thesis sebagai persyaratan untuk menyandang gelar Master Kesehatan (M.kes). Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena perjuangan selama ini akhirnya diberkati oleh-Nya. Terima kasih saya ucapkan kepada KDP (Dr. Suryawati), penguji (Haryanto, SKM, MKes) dan Kepada Pembimbing Utama (Prof.Dr Laksnono Trisnantoro, Msc, PhD) dan Anis Fuad, DEA. Secara khusus saya ucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Prof. Dr Laksono Trisnantoro, Msc, PhD yang telah memberikan banyak bimbingan dalam penyusunan thesis. Demikian juga kepada Bapak Anis Fuad, yang telah banyak melibatkan saya dalam berbagai proyek sistem informasi (NTT, Meulaboh, Nias) termasuk dalam penentuan topik penelitian dalam penyusunan thesis. Saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga, dalam segala bimbingan dan arahannya. Terima kasih untuk semuanya.







Komentar Terakhir