Sebait kalimat yang sering orang pertanyakan saat menghadapi suatu ketidak adilan yang bersifat relatif, yang memposisikan dirinya dengan orang lain yang lebih dari dirinya. Kalimat itu juga sering menjadi sebaris puisi, yang dengan spontan terucap dari bibir yang tidak manis lagi, kala hidup sudah sedemikian tidak menyenangkan. Saya terkadang masih berada dalam lingkaran mereka. Saat masalah hadir, terkadang masalah lain muncul untuk menyempurnakannya. Kesempurnaan ini kadang menjadi awal munculnya kelemahan iman yang seharusnya tidak perlu menjadi suatu kelemahan. Tidak ada yang sempurna di dunia ini, saat kita merasa terasing dengan dengan kehidupan kita, lihatlah kebawah. Ternyata masih banyak yang tidak lebih dari saya dan mereka yang lebih menurut saya tidak selamanya merasa lebih dari kehidupan saya. Dengan demikian kita bisa lebih bersyukur terhadap apa yang kita terima. Dan semestinya, terhadap DIA yang memberikan kehidupan sudah selayaknya kita mempertanyakan ” APA YANG SUDAH AKU PERBUAT UNTUK TUHAN ?”
Komentar Terakhir