Jika tidak ada aral melintang, pusat ibukota Kabupaten Simalungun pada bulan juni 2008 akan resmi mengalami perpindahan dari Pematang Siantar ke Pematang Raya sesuai dengan PP No 70/1999 tentang penetapan ibu kota Kabupaten Simalungun. Butuh waktu hampir 9 tahun terhitung sejak diundangkannya proses pemindahan ibukota tersebut menjadi kenyataan. Walaupun faktanya proses pemindahannya belum berlangsung saat ini. Rencana awal, proses pemindahan akan direalisasikan pada april 2008, namun mengingat proses PILKADA GUBSU berlangsung pada 16 april 2008, akhirnya dimundurkan pada bulan juni tahun ini. Namun demikian Bupati Simalungun Drs HT Zulkarnain Damanik MM dalam beberapa pernyataan di berbagai media massa meyakinkan masyarakat bahwa finalisasi proses pemindahan ibukota Kabupaten Simalungun paling lambat bulan juni tahun 2008. Perencanaan ini sepertinya sudah matang mengingat Pemerintah Kabupaten Simalungun telah melayangkan permohonan kepada Presiden RI ‘SBY’ untuk bersedia meresmikan Pusat Pemerintahan yang baru di Pematang Raya. Sebagai warga Simalungun saya merasa bangga memiliki pusat pemerintahan yang cukup megah dengan konsep perkantoran yang tersentralisasi dan merupakan pusat perkantoran yang termasuk paling OK khususnya di seluruh kabupaten/kota di Propinsi Sumatera Utara. Saya yakin seluruh masyarakat Kabupaten Simalungun menyambut baik proses pemindahan ini, dengan catatan bahwa pelayanan pemerintah kepada masyarakat tentunya mempunyai KONSEP BARU:”Pelayanan Prima, Mengutamakan Kepentingan Masyarakat dan Bekerja Dengan Hati” sehingga mempu mengembalikan citra positif pemerintahan yang selama ini identik dengan “KKN”. Pemerintah juga diharapkan memiliki komitmen untuk membangun perekonomian khususnya di Ibukota Kabupaten yang baru. Memang, butuh pengorbanan yang tidak sedikit dalam proses pemindahan ini, terutama pegawai pemerintahan yang hampir mayoritas berdomisili di wilayah Pematang Siantar. Jarak Pematang Siantar ke Pematang Raya sekitar 30 km, sehingga butuh waktu 30-45 menit untuk sampai di Pematang Raya. Kondisi ini tentunya sangat mempengaruhi mobilitas pegawai yang bersangkutan sehingga secara langsung juga akan sangat mempengaruhi tingkat kehadiran pegawai dalam melaksanakan tugasnya. Namun, tentunya dalam hal ini pemerintah daerah telah mempunyai pemikiran yang matang dalam membuat payung kebijakan sehingga proses pemerintahan dapat berjalan dengan baik. Karena apapun namanya, untuk menjadi lebih baik tentunya ada yang harus dikorbankan. Mari kita dukung RAYA menjadi ibukota Kabupaten Simalungun. Jadi Ma Hita Jadi Tuan I Rumah Sandiri.
mengingat telah beberapa kali pemerintah kabupaten simalungun tidak memenuhi janji,,maka kita sebagai warga/masyarakat simalungun sangat mengharapkan nantinya bulan juni 2008 hal perpindahan ibukota ini benar-benar terjadi.
karena, jika tidak, maka nama baik kabupaten simalungun akan tercemar, dan akan banyaknya protes akan hal ini.
mudah-mudahan juga presiden nantinya bisa hadir dalam peresmian gedung baru ini…….
horas simalungun,,maju terus simalungun…………..
Horas SIMALUNGUN. SELAMT ATAS PERPINDAHAN KABUPATEN SIMALUGUN. SEMIGA KEDEPANNYA DENGAN PERPINDAHAN INI PELAYANAN PRIMA BISA BETUL-BETUL TERWUJUD APALAGI DIDUKUNG OLEH KONSEP PERKANTORAN YANG TERSENTRALISASI. HORAS
bah horas
saya mau tanya ad g lowongan kerja di pemkab simalungun.
saya mau tanya kapan ada lowongan kerja pemkab simalungun tlng ya infonya kalau ada info lowongan kerja, thanks